Sarankan Bangun SD-SMP Terpadu

Sarankan Bangun SD-SMP Terpadu

ADA sejumlah aspirasi yang diterima Gubernur Kaltara Dr H
Irianto Lambrie dalam kunjungannya ke Dusun Antal, Desa Salimbatu, Kecamatan
Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan, Senin (8/4) pagi. “Tadi, saat saya
transit di SD 003 Dusun Antal, ada aspirasi dari warga yang menginginkan
dibangunnya SMP (Sekolah Menengah Pertama). Harus diingat, kewenangan tersebut berada di pemerintah
kabupaten setempat. Namun dalam kondisi tertentu, Pemprov Kaltara dapat memberikan bantuan
untuk pembangunannya. Salah satunya, apabila pemerintah kabupaten menyatakan tidak sanggup untuk
membangunnya,”
kata Irianto.

Gubernur juga prihatin dengan kualitas pendidikan warga
disana. “Saya prihatin menerima
informasi bahwa warga disini banyak yang lulus SD, namun tak dapat melanjutkan pendidikan menengah
pertama atau atas. Apalagi pendidikan tinggi. Dari itu, meski banyak aturan mengenai pembangunan
sekolah, saya kira kondisi yang ada disini memungkinkan adanya kebijakan bagi pemerintah kabupaten setempat untuk membangun
SD-SMP satu atap disini. Pemprov Kaltara akan mendukungnya,” ungkap Gubernur.

Aspirasi lainnya, adalah pembangunan sumur bor air tanah. Terhadap usulan ini, Gubernur
pun menginstruksikan kepada Dinas ESDM dan BPKAD untuk
menganggarkan pembangunannya pada tahun depan. “Untuk itu, perlu disurvei lokasinya yang tepat sehingga dapat
bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Gubernur.

Warga juga meminta masuknya program rehab rumah. “Program
ini tak bisa seluruhnya diberikan, namun ada syarat atau ketentuannya. Tim yang sudah dibentuk DPUPR-Perkim akan melakukan survei dan mengidentifikasi rumah yang diprioritaskan. Skema
bantuannya, dalam bentuk uang atau bahan bangunan senilai Rp 7,5 juta hingga 25 juta per rumah,” ungkap Irianto. Bantuan
rehab rumah tersebut, bersistem swakelola oleh pemilik rumah sendiri. Dan, usai pelaksanaan akan dilakukan pemeriksaan untuk memastikan bahwa rehab sudah
dilakukan dengan baik.

Persoalan telekomunikasi juga disampaikan warga kepada
Gubernur. “Untuk usulan pembangunan menara telekomunikasi, nanti akan
dipertimbangkan kemungkinannya. Yang
pasti, Pemprov terus mendesak
pihak operator untuk memanfaatkan menara yang sudah dibangun, salah satunya PT
Telkom,”
papar Gubernur.

Kualitas kesehatan pun tak luput dari perhatian Irianto. Untuk
perihal satu ini, Gubernur menginstruksikan kepada kepala Dinas Kesehatan
(Dinkes) untuk melakukan pengobatan gratis dokter spesialis di Dusun Antal. “Terkait
keluhan transportasi bagi warga yang sakit
disini,
dapat memanfaatkan ambulans air yang
disediakan secara gratis bagi seluruh warga Kaltara oleh Pemprov. Ini sekaitan dengan program jemput pasien
yang dilakukan Dinkes bersama RSUD Tarakan. Setiap pasien, khususnya warga
kurang mampu yang menggunakan program ini, biaya pengobatannya ditanggung Pemprov Kaltara hingga sembuh,” tutup Irianto.(humas)

http://www.kilaskaltara.com/wp-content/uploads/2017/12/uykuykuyku.jpg

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply