Pemprov Usulkan Rp 12 M untuk Tangani Bencana di Kaltara

Pemprov Usulkan Rp 12 M untuk Tangani Bencana di Kaltara
PEDULI : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie saat mengunjungi lokasi bencana longsor di Kampung Bugis, Kelurahan Karang Anyar, baru-baru ini.

TANJUNG SELOR – Guna penanganan bencana di Provinsi
Kalimantan Utara (Kaltara), Pemerintah Provinsi (Pemprov) mengusulkan anggaran
penanganan bencana sebesar Rp 12 miliar kepada Badan Nasional Penanggulangan
Bencana (BNPB). Dana itu, salah satunya akan digunakan untuk penanganan pasca
bencana tanah longsor. Utamanya, untuk membantu perbaikan rumah warga terdampak
bencana.

Dikatakan Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, dalam pengusulannya
Pemprov melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim)
bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltara juga Kota
Tarakan akan mengkalkulasikan jumlah kerugian material yang ditimbulkan akibat
bencana longsor beberapa hari lalu. “BNPB dalam memberikan bantuan seperti ini,
sangat selektif. Untuk itu, selain dilakukan kalkulasi jumlah kerugian materiil,
juga perlu disertakan sejumlah dokumen pendukung,” kata Irianto di Tanjung
Selor, Minggu (7/4).

Adapun sejumlah dokumen yang dibutuhkan itu, di antaranya berita acara
kejadian bencana dari Camat setempat, dan surat pernyataan darurat bencana dari
Walikota Tarakan dan Gubernur Kaltara. “Meski sudah lengkap, masih ada sejumlah
tahapan yang harus dilakukan. Salah satunya, verifikasi yang ketat. Harus
diingat, usulan seperti ini bukan hanya dari Kaltara tapi juga daerah lain yang
terkena bencana,” jelas Gubernur.

Pemprov Kaltara sendiri, dalam penanganan warga terdampak longsor di
Tarakan sudah melakukan sejumlah upaya. Di antaranya, instruksi langsung Gubernur
untuk melakukan revegetasi di lahan rawan longsor pada lokasi bencana oleh
Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltara yang berkoordinasi dengan pemerintah daerah
setempat. Lalu, penggunaan dana tidak terduga pada Anggaran Pendapatan dan
Belanja Daerah (APBD) Kaltara 2019 untuk membantu perbaikan sejumlah fasilitas
umum yang rusak akibat bencana.

Selain itu, Gubernur juga membuka peluang untuk mengusulkan bantuan rehab
rumah guna memperbaiki rumah warga yang rusak terdampak bencana.(humas)

http://www.kilaskaltara.com/wp-content/uploads/2017/12/uykuykuyku.jpg

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply