58 Badan Usaha akan Kembangkan Kawasan Transmigrasi

58 Badan Usaha akan Kembangkan Kawasan Transmigrasi
KUNJUNGI WARGA TRANSMIGRASI : Gubernur mendapat sambutan hangat warga SP 7 Desa Tanjung Buka Tanjung Palas Tengah saat mengunjungi kawasan transmigrasi itu, Sabtu (18/8).

TANJUNG SELOR – Untuk mendukung pengembangan kawasan transmigrasi,  pemerintah melalui Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes-PDTT) akan menggandeng 58 badan usaha yang telah mengajukan usaha mitra dengan pemerintah. Untuk program ini, total investasinya mencapai Rp 13 triliun.

Rencananya, badan usaha tersebut akan disebar ke sejumlah provinsi yang telah melakukan program transmigrasi, termasuk di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, di sela-sela melakukan kunjungan ke salah satu kawasan trasmigrasi di SP 7 Desa Tanjung Buka, Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan, merespons positif program tersebut. Menurutnya, ini sebagai komitmen pemerintah untuk mengembangkan daerah terutama wilayah transmigrasi. “Pemprov Kaltara tinggal menunggu kapan waktu pelaksanaannya. Untuk memastikan program itu dan membahas detailnya, kita akan melakukan pertemuan dengan pihak Kemendes-PDTT,” kata Iriatno.

Hal detail yang akan dibahas selanjutnya adalah terkait dengan modal. Jika itu terlaksana, lanjut Irianto, maka perlu adanya petunjuk teknis dalam pelaksanaanya. Salah satunya adalah penandatanganan nota kesepahaman bersama antara perusahaan dengan kementerian. Berkaitan dengan lahan, tentu kementerian terkait punya wewenang untuk Hak Pengelolaan Lahan (HPL)-nya. “Sedangkan Pemprov hanya melakukan koordinasi sekaligus pengawasan penggunaan HPL. Jika tidak ada kendala, program ini akan dilaksanakan tahun depan,” jelasnya.

Sebelumnya melansir laman kemendesa.go.id terdapat 58 perusahaan yang telah siap untuk mengembangkan usahanya dengan menginvestasikan modal pada sektor perkebunan serta sarana dan prasarana di kawasan transmigrasi yang tersebar di 13 provinsi. Salah satunya di Provinsi Kaltara. Dengan total investasi yang diperkirakan mencapai Rp 13 triliun.

Rencana pengembangan di sektor transmigrasi ini, disampaikan langsung oleh Dirjen Pengembangan Kawasan Transmigrasi (PK Trans) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) M Nurdin, dalam acara Forum Komunikasi Kemitraan Badan Usaha Usaha di Kantor Kemendes PDTT, belum lama ini. “58 badan usaha telah mengajukan usaha mitra yang nilai investasinya kurang lebih mencapai Rp 13 triliun. Angka ini belum termasuk badan usaha yang telah berjalan usahanya di kawasan transmigrasi sebanyak 18 badan usaha. Kalau  termasuk 18 badan usaha itu, mungkin total nilai investasinya bisa dua kali lipatnya,” ungkap Irianto.

Sementara itu, Sabtu (18/8) pagi lalu Gubernur didampingi, istri dan beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan kunjungan ke SP 7 Tanjung Buka. Dalam kesempatan itu, Gubernur berbaur dengan masyarakat mengikuti acara jalan sehat dalam rangkaian HUT ke-73 Kemerdekaan RI. Gubernur juga menyerahkan bantuan 1 ekor sapi kurban, serta bibit tanaman untuk masyarakat SP7 yang mayoritas bermatapencaharian sebagai petani.(humas)

http://www.kilaskaltara.com/wp-content/uploads/2017/12/uykuykuyku.jpg

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply