21 Adegan AR Oknum PNS Bandara loloskan sabu selama 10 Tahun Terkuak.

21 Adegan AR Oknum PNS Bandara loloskan sabu selama 10 Tahun Terkuak.

Kilas Tarakan ; Guna Mendalami Penyelidikan, Direktorat Reskoba Polda Kaltim, merekontruksi adegan, dari kasus penyelundupan sabu-sabu di lakukan oknum pegawai bandara berinisal AR beberapa waktu lalu yang lolos hingga ke Bandara Balikpapan, pada Kamis (08/2/2018) lalu sekitar pukul 07.15 wita.

Rekonstruksi sebanyak 21 adegan itu dilakukan dari awal AR memarkir mobil Dinas yang digunakan di Bandara Internasional Juwata Tarakan, lalu masuk ke terminal, hingga naik kedalam pesawat.

“Dari Hasil Rekontruksi, AR masuk pintu Security Check Point (SCP) satu dan dua, tidak diperiksa secara umum layaknya penumpang lain. Selain reka adegan ini, kami juga sudah memeriksa empat orang saksi dari pihak Bandara. Ternyata dia ini (AR), sejak tahun 2010 lalu menekuni profesi sebagai kurir atau meloloskan orang yang membawa sabu-sabu. Bayangkan saja dalam sebulan bisa lebih kurang delapan kali dia meloloskan sabu, apalagi jika di kalikan delapan tahun,”Ujar Direktur Reskoba Polda Kaltim, Kombes Pol Akhmad Shaury, Rabu (21/2/2018), usai melakukan rekontruksi di Bandara Internasional Juwata Tarakan.
Sementara itu, Plh, Kepala Bandara Internasional Juwata Tarakan, M. Auriyaddin Saleh menuturkan, Dari rekon itu AR melewati SCP dengan mengelabui petugas dengan modus mengajak ngobrol.

“Petugas SCP yang bertugas waktu itu, tidak mengetahui bahwa AR akan berangkat sehingga tidak di periksa layaknya penumpang. Sementara untuk petugas yang lalai hingga AR lolos itu saat itu, pastinya akan kita tegur dan berikan sanksi, namun di lihat dulu hasil pemeriksaan dari kepolisian. Kalau untuk status pemberhentian AR sedang kita urus, dan terakhir sudah di laporkan ke ousat, jadi tinggal menunggu hasil keputusan saja,”Tutupnya. Amr

 

http://www.kilaskaltara.com/wp-content/uploads/2017/12/uykuykuyku.jpg

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply