Sempat Kabur, Residivis Pencurian di Tarakan Utara Diamankan

Sempat Kabur, Residivis Pencurian di Tarakan Utara Diamankan
Kapolsek Tarakan Utara Iptu Sudaryanto bersama Perwira Urusan Subbag Humas, Ipda Denny Mardiyanto kala melakukan jumpa pers dengan memperlihatkan dua tersangka pencurian beserta barang bukti kepada media.

Kapolsek Tarakan Utara Iptu Sudaryanto bersama Perwira Urusan Subbag Humas, Ipda Denny Mardiyanto kala melakukan jumpa pers dengan memperlihatkan dua tersangka pencurian beserta barang bukti kepada media.

Kilas Tarakan -Tim Reskrim Polsek Tarakan Utara berhasil mengamankan dua perampok yang merupakan residivis pencurian yang sering beraksi di wilayah hukum Kecamatan Tarakan Utara.

“Kedua pelaku berinisial AL (19) dan KI (22) sudah keluar dari Kota Tarakan. Akhirnya setelah melalui proses panjang, kedua pelaku diamankan di Kabupaten Malinau persisinya di dekat Polsek Malinau Selatan,” ujar Kapolres Tarakan AKBP Dearystone M.H.R Supit melalui Perwira Urusan Subbag Humas, Ipda Denny Mardiyanto, Senin (04/12)

Didampingi Kapolsek Tarakan Utara Iptu Sudaryanto, Ipda Denny menjelaskan, kejadian pencurian tersebut menimpa Abdul Rasyid Batara beralamat di Jalan Meranti RT 19 Kelurahan Juata Laut yang kehilangan sebuah mesin pompa air, Kamis (23/11), sekitar pukul 15.00 Wita.

“Jadi pada saat pelapor (Abdul Rasyid) mengecek di belakang pondok, mesin tersebut sudah tidak ada di tempat,” jelasnya.

Sebelum dilaporkan, unit Reskrim Polsek Tarakan Utara sudah melakukan lidik terlebih dahulu. Tak disangka saat dilakukan pengembangan, “Jadi anggota termasuk saya sudah koordinasi dengan Kapolsek (Malinau Selatan) untuk dibantu melakukan penangkapan. Lalu Sabtu (02/12) diamankan di Malinau dan di bawa ke sini hari Minggu (04/12),”  beber Denny.

Bukan hanya mengamankan barang bukti mesin pompa air pihaknya juga turut mengamankan enam unit handphone (hp) dan  dua unit laptop. Hasil pengumpulan barang bukti tersebut, ternyata KI berhasil melakukan pencurian di tiga tempat kejadian perkara (TKP) di daerah Kelurahan Juata Permai.

Demi mempertanggungjawabkan hasil kejahatannya, kedua pelaku ini dikenakan pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) ayat 1 ke 4 tentang pencurian yang dilakukan lebih dari dua orang. “Untuk ancamannya tujuh tahun penjara,”. tuturnya (ib/kk)

http://www.kilaskaltara.com/wp-content/uploads/2017/12/uykuykuyku.jpg

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply