Gubernur Ajak Masyarakat Kaltara Budayakan Membaca

Gubernur Ajak Masyarakat Kaltara Budayakan Membaca
PENGGERAK PERUBAHAN : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie beserta istri, Hj Rita Ratina Irianto menerima karikatur diri masing-masing, usai penobatan Hj Rita sebagai Bunda Baca Kaltara di Semiloka Literasi gelaran Forum Guru Tapal Batas di Gedung Pertemuan SMP Negeri 1 Tarakan, Selasa (28/11).

PENGGERAK PERUBAHAN : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie beserta istri, Hj Rita Ratina Irianto menerima karikatur diri masing-masing, usai penobatan Hj Rita sebagai Bunda Baca Kaltara di Semiloka Literasi gelaran Forum Guru Tapal Batas di Gedung Pertemuan SMP Negeri 1 Tarakan, Selasa (28/11).

KILAS TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie membuka Semiloka Literasi bertema “Gerakan Literasi Sekolah Menghadirkan Kreativitas Guru di Ruang Kelas Menuju Pembelajaran Bermakna” di Ruang Pertemuan Lantai 4 SMP Negeri 1 Tarakan, Selasa (28/11).

Dalam pemaparannya, Gubernur menuturkan bahwa gerakan literasi harus terus dimasyarakatkan mulai lingkungan keluarga hingga sekolah. Hal ini penting, mengingat kemampuan membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian yang diperlukan dalam pekerjaan, keluarga dan masyarakat sangat sentral dalam pengembangan diri saat ini. Apalagi, di tengah tuntutan global saat ini. “Hal ini sudah dibuktikan dengan keberhasilan banyak tokoh nasional dan internasional. Seperti, Gus Dur, Mao Zedong, dan lainnya. Keberadaan personal yang berkemampuan literasi yang baik, juga penting dalam percepatan pembangunan pemerintahan hingga daerah. Terutama, daerah baru seperti Kaltara,” kata Irianto di hadapan para guru yang hadir di acara tersebut.

Disebutkan juga, banyak membaca pun telah ditegaskan dalam kitab suci, khususnya umat Islam di dalam Alquran. Dengan membaca juga akan mengetahui perkembangan dunia dan segala bidang kehidupan saat ini, tanpa harus keluar dari daerah sendiri. Ini penting untuk mencegah ketertinggalan informasi. “Titel itu penting, namun tak kalah penting adalah memahami ilmu pengetahuan atau informasi dari buku. Jadi, buku sebagai sumber ilmu, jangan sampai disia-siakan. Dan, sebisa mungkin, apapun buku yang diinginkan oleh putra-putri kita, yang penting bermanfaat, usahakan untuk dibelikan,” tutur Gubernur.

Sebagai informasi, pada acara yang digelar oleh Forum Guru Tapal Batas dan Disdikbud Kaltara itu, juga dilakukan penobatan Hj Rita Ratina Irianto sebagai Bunda Baca Kaltara.Sementara sebagai narasumber dalam semiloka itu HM Yunus Abbas (Akademisi), Mutiara Jiwa Jenia (Pakar Literasi Karya), dan Dewi Utama Fayza (Satgas GLS Kemendikbud). (humas)

http://www.kilaskaltara.com/wp-content/uploads/2017/12/uykuykuyku.jpg

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply