Wabup Kapuas Hulu Paparkan Program Kerja HoB

Wabup Kapuas Hulu Paparkan Program Kerja HoB
Wakil Bupati Kabupaten Kapuas Hulu Antonius L Ain Pamero kala memaparkan program kerja Heart of Borneo (HoB) di Universitas Borneo Tarakan.

Wakil Bupati Kabupaten Kapuas Hulu Antonius L Ain Pamero kala memaparkan program kerja Heart of Borneo (HoB) di Universitas Borneo Tarakan.

Kilas Tarakan – Wakil Bupati Kabupaten Kapuas Hulu Antonius L Ain Pamero paparkan program kerja Heart of Borneo (HoB) dalam acara Dialog Pakar Dalam HUT ke 11 Inisiatif Hob di Aula Universitas Borneo Kota Tarakan,  Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Selasa, (20/10).

Wabup Kapuas Hulu Antonius kepada Kilas Kaltara menjelaskan pencapaian inisiatif jantung Kalimantan atau Heart of Borneo (HoB) antara tiga negara yaitu Brunei Darussalam, Indonesia, dan Malaysia. Kerjasama ini bertujuan mengatasi tantangan ganda keanekaragaman hayati dan perubahan iklim di salah satu hutan tropis terbesar di Asia Tenggara.

“Kolaborasi tiga negara ini adalah cara yang efektif dan inovatif untuk menjamin pembangunan menuju pembangunan hijau, dan inklusif di Borneo,” ujarnya.

Terkait inisiatif Pemerintah Kapuas Hulu dalam pelaksanaan program kerja HoB, jelas Wabup, pihaknya selama ini telah bekerjasama dengan pemerintah pusat, swasta, operator wisata dan LSM dalam membangun dan mempromosikan pariwisata Kapuas Hulu.

“Pemda Kapuas Hulu juga telah membentuk tim desk resolusi konflik (DRK), dengan tujuan supaya DRK mampu menjadi mediator penyelesaian konflik tenurial dan sumber daya alam. Kita juga telah bekerjasama antara Pemda Kapuas Hulu dengan negara bagian seperti Sarawak-Malaysia dalam hal pengembangan dan connecting transportasi umum dari Kucing-Sarawak ke Putussibau,” paparnya.

Wabup berharap, program dan kegiatan pembangunan berkelanjutan di Kapuas Hulu dapat terintegritas, dengan program serta kegiatan pemerintah pusat, provinsi, dan lembaga internasional lainnya.

Sekretaris Ikatan Pena Peduli Sosial Budaya (IP2SB) Kapuas Hulu, Timotius mengapresiasi langkah yang telah diambil oleh Pemerintah Kapuas Hulu dalam mempromosi pembangunan pariwisata di Bumi Uncak Kapuas. “Kita harapkan, setelah acara tersebut pengembangan wisata di Kapuas Hulu semakin baik dan maju,” ucapnya.

Timo menilai pengembangan wisata di Kapuas Hulu belum maksimal, karena mungkin kurangnya promosi dan sebagainya. Padahal sumber daya alam khususnya tempat wisata di Bumi Uncak Kapuas sangat besar. (mr/kk)

http://www.kilaskaltara.com/wp-content/uploads/2017/12/uykuykuyku.jpg

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply